Mahasiswa FAI Berhasil Wakili UIM dalam Diklatpimnas 2020

PAMEKASAN,fai.uim.ac.id – Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan berhasil mengikutkan salah satu mahasiswanya pada Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Nasional (Diklatpimnas) yang digelar oleh Direktorat Jendral Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) di Grand Harmoni Hotel, Jakarta Pusat pada Senin (28/12/2020).

Delegasi tersebut yaitu Ahmad Ubaidillah, mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) program studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Dia dinyatakan lolos bersama 74 delegasi dari Perguruan Tinggi Keislaman Indonesia (PTKI) di seluruh Indonesia melalui pengumuman yang diedarkan oleh panitia penyelenggara Diklatpimnas.

Pria yang akrab dipanggil Ubaid itu mengungkapkan, sebelum berhasil mencapai tingkat Nasional, seluruh peserta diharuskan mengikuti serangkaian pelatihan terlebih dahulu. Pelatihan tersebut dilaksanakan secara virtual selama enam hari, mulai tanggal 20 hingga 26 Desember 2020 lalu.

Sementara Diklatpimnas itu berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (30/12/2020). Acara itu dihadiri oleh dua tokoh nasional, yaitu Direktur PTKI, Prof. Moh. Mahfud MD yang juga sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) dan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Yaqut Cholil Qoumas.

Dia mengaku tidak menyangka dirinya bisa terpilih dalam acara tersebut. Sebab tidak semua perguruan tinggi Islam di Indonesia bisa lolos dan bisa mengikuti Diklatpimnas hingga selesai. Kepada mahasiswa UIM, dia mengajak untuk terus semangat dalam belajar juga menambah relasi serta pengalaman.

“Saya tidak menyangka bisa hadir di acara itu. Karena acara besar dan dihadiri oleh beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi ternama di Indonesia,” ucapnya.

Ubaid mengungkapkan, keberuntungannya itu tidak didapat secara kebetulan. Dia memang kerap bergelut dengan sejumlah kegiatan positif melalui organisasi. Bahkan baik organisasi intra maupun ekstra kampus telah dia ikuti demi menuai pengetahuan dan pengalaman yang luas.

“jika kita ingin maju dan berubah menjadi lebih baik, maka harus perbanyak ilmu dan juga relasi karena itu sangat dibutuhkan dalam ranah universitas maupun sosial,”

“dan ketika menghadiri suatu acara, jangan lupa untuk membawa alat tulis. Sebab terkadang ada kata sederhana yang memiliki banyak makna,” tutupnya. (lela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.