PAMEKASAN, fai.uim.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan. Tim debat hukum UIM berhasil meraih Juara II pada ajang Lomba Debat Hukum Nasional Sharia Event 2026 yang diselenggarakan Fakultas Syariah UIN Madura.
Tim UIM diwakili tiga mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam, yakni Nurul Hikmah, Siti Aisyah, dan Moh. Khoiron. Ketiganya tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga berhasil melaju ke semifinal.
Pada babak semifinal yang digelar di Gedung Fakultas Syariah UIN Madura, UIM Pamekasan berhadapan dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam perdebatan yang berlangsung sengit, tim UIM sukses mengungguli UNESA dan memastikan satu tempat di babak final.
Di partai puncak, UIM Pamekasan harus mengakui keunggulan tim dari UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) yang sebelumnya menyingkirkan UIN Malang. Meski demikian, capaian sebagai Juara II menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus.
Nurul Hikmah mengaku tidak menyangka timnya mampu melangkah sejauh ini, terlebih harus berhadapan dengan kampus-kampus besar.
“Jujur, kami tidak menyangka bisa sampai di titik ini, apalagi mengungguli kampus besar seperti UNESA. Segala keterbatasan, baik waktu maupun sarana prasarana, kami lalui bersama,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Positive Law Debate Community (PLDC), komunitas debat hukum di lingkungan UIM Pamekasan yang dibina langsung oleh Moh. Habiburrahman, M.H., dosen Prodi HKI.
Moh. Habiburrahman berharap prestasi ini menjadi pijakan awal bagi kemajuan PLDC ke depan.
“Semoga prestasi ini menjadi batu loncatan bagi para pemenang, sekaligus menjadi permulaan yang baik bagi perkembangan PLDC,” harapnya.
Senada, Kepala Program Studi HKI UIM Pamekasan, Jamiliya Susantin, M.H.I., menyampaikan rasa bangganya. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan besarnya potensi mahasiswa jika dibina dengan tepat.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang pengembangan bagi PLDC agar lebih aktif di berbagai kompetisi.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa kami dan peran PLDC dalam mendorong peningkatan akademik, khususnya di bidang hukum,” pungkasnya. (Admin FAI)

